<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Titian Rambut Dibelah Tujuh</title>
	<atom:link href="http://arismunawar.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arismunawar.wordpress.com</link>
	<description>Inspirasi, Cakrawala berpikir, Spritualitas, Pandangan Hidup, Impian seorang hamba.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Jun 2007 10:01:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Detik-Detik Menjelang Wafat Penghulu para Wanita by arismunawar</title>
		<link>http://arismunawar.wordpress.com/2007/06/05/detik-detik-menjelang-wafat-penghulu-para-wanita/#comment-4</link>
		<dc:creator>arismunawar</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jun 2007 10:01:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arismunawar.wordpress.com/2007/06/05/detik-detik-menjelang-wafat-penghulu-para-wanita/#comment-4</guid>
		<description>Fenomena wafatnya Fatimah Zahra as wanita termulia sepanjang zaman, istri penghulu para imam as, ibunda para imam as, menimbulkan banyak perenungan dan penafsiran yang bermacam-macam. Beliau wafat tidak lama setelah wafat Ayahnya saaw dalam umur yang masih muda 18 tahun. Orang-orang kebanyakan mengatakan bahwa kematiannya akibat kesedihan ditinggal ayahnya (alasan yang sangat aneh) dengan maksud menutupi kebenaran yang sebenarnya.
Tetapi yang jelas kematiannya yang tragis &quot;memang membuka luka lama&quot; bukannya untuk menutupi kehormatan dan pembangkangan para sahabat yang telah melukai beliau hingga wafat beserta anak beliau &#039;Muksin&#039; yang masih dalam kandungan 5 bulan.
Yang peringatannya kematiannya untuk membuka tabir kebenaran adanya pembangkangan, penghianatan, kedurhakaan, perampasan kedudukan Ali as oleh para sahabat. Fatimah as juga menegaskan mereka adalah musuh-musuh Allah - mereka tidak pantas untuk mengantar jenazah atau untuk mengetahui letak jenazah beliah as. Yang berarti pada dasarnya mereka bukanlah moslem yang sejati, mungkin agak kasar dengan mengatakan itulah salah satu bentuk kemunafikan dan mengingkari Allah dan rasulnya atas kepemimpinan yang telah ditetapkan. Jadi pesan yang ingin disampaikan oleh beliau as, bahwa ada manusia-manusia yg mengkhianati Allah dan rasulnya, mereka tidak pantas diikuti, dijadikan pemimpin dan di-ghuluw-i, mereka adalah musuh-musuh Allah dan rasulnya (lihat di sahih muslim - bab sahabat-sahabat yang digiring ke neraka)
, inilah pengorbanan akan syahidnya Fatimah as dan membuka tabir kebenaran. Inilah satu bentuk perlawanan kezaliman dan penuntutan hak kepemimpinan, membela dengan penuh pengorbanan akan hak Ali as suaminya yg tidak dilakukan oleh siapapun juga. Beliau tidak berkenan tetap hidup diatas kezaliman para munafik. Beliau wafat demi kebenaran.
Akankah orang-orang yang ghuluw akan kepemimpinan orang-orang yang khianat dan tidak berhak memimpin umat, mengambil pelajaran dan hikmah dengan peristiwa ini. Pada saat ini orang-orang syiah berusaha untuk tidak menyakiti orang-orang yang ghuluw dengan mengungkit-ungkit luka lama dan lebih mengedepankan ukhuwah dan persatuan islam dengan semboyan &quot;biarlah syiah tetap syiah dan biarlah sunni tetap sunni. Tetapi fenomena syahidnya zahra as mempunyai makna yang agak berbeda, bahwa persatuan islam yang hakiki adalah persatuan orang-orang yang mempunyai kecintaan yang sama kepada para nabi dan pemimpinnya dan mereka tidaklah berkasih sayang kepada orang-orang yang menjadi musuh Allah dan rasulnya(QS) . Karena pada hakikatnya keimanan yang hakiki menyatukan mereka tidak hanya di didunia saja tetapi juga dikumpulkan diakherat. Dengan kata lain beliau as mengisyaratkan islam tidaklah butuh kecintaan/persatuan orang-orang yang munafik. Maaf mungkin pandangan ini agak kurang moderat dan agak bersifat provokasi. Ada orang-orang yang berterimakasih karena kelembutan hati mereka akan kebenaran dan ada pula orang-orang keras hatinya menerima kebenaran dan berusaha menutupinya. Tetaplah berdakwa walaupun pahit seperti pahitnya Fatimah azzahra as. Bangsa Iran besar dan dihormati dan disegani oleh musuhnya karena kecintaan kepada sosok Fatimah dan Ali as bukan karena dukungan orang-orang munafik. Hai orang-orang menganggap diri kalian moslem, cintailah dan dukunglah fatimah, cintailah apa yang dicintai beliau dan musuilah apa-apa yang dimusuinya. Allah ridho dengan ridho fatimah dan Allah murka dengan murkanya fatimah (hadits) 
Salam bagimu yaa Fatimah kecintaan Allah SWT, Rasulnya saaw dan para Syiahnya. 
 
wass,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Fenomena wafatnya Fatimah Zahra as wanita termulia sepanjang zaman, istri penghulu para imam as, ibunda para imam as, menimbulkan banyak perenungan dan penafsiran yang bermacam-macam. Beliau wafat tidak lama setelah wafat Ayahnya saaw dalam umur yang masih muda 18 tahun. Orang-orang kebanyakan mengatakan bahwa kematiannya akibat kesedihan ditinggal ayahnya (alasan yang sangat aneh) dengan maksud menutupi kebenaran yang sebenarnya.<br />
Tetapi yang jelas kematiannya yang tragis &#8220;memang membuka luka lama&#8221; bukannya untuk menutupi kehormatan dan pembangkangan para sahabat yang telah melukai beliau hingga wafat beserta anak beliau &#8216;Muksin&#8217; yang masih dalam kandungan 5 bulan.<br />
Yang peringatannya kematiannya untuk membuka tabir kebenaran adanya pembangkangan, penghianatan, kedurhakaan, perampasan kedudukan Ali as oleh para sahabat. Fatimah as juga menegaskan mereka adalah musuh-musuh Allah &#8211; mereka tidak pantas untuk mengantar jenazah atau untuk mengetahui letak jenazah beliah as. Yang berarti pada dasarnya mereka bukanlah moslem yang sejati, mungkin agak kasar dengan mengatakan itulah salah satu bentuk kemunafikan dan mengingkari Allah dan rasulnya atas kepemimpinan yang telah ditetapkan. Jadi pesan yang ingin disampaikan oleh beliau as, bahwa ada manusia-manusia yg mengkhianati Allah dan rasulnya, mereka tidak pantas diikuti, dijadikan pemimpin dan di-ghuluw-i, mereka adalah musuh-musuh Allah dan rasulnya (lihat di sahih muslim &#8211; bab sahabat-sahabat yang digiring ke neraka)<br />
, inilah pengorbanan akan syahidnya Fatimah as dan membuka tabir kebenaran. Inilah satu bentuk perlawanan kezaliman dan penuntutan hak kepemimpinan, membela dengan penuh pengorbanan akan hak Ali as suaminya yg tidak dilakukan oleh siapapun juga. Beliau tidak berkenan tetap hidup diatas kezaliman para munafik. Beliau wafat demi kebenaran.<br />
Akankah orang-orang yang ghuluw akan kepemimpinan orang-orang yang khianat dan tidak berhak memimpin umat, mengambil pelajaran dan hikmah dengan peristiwa ini. Pada saat ini orang-orang syiah berusaha untuk tidak menyakiti orang-orang yang ghuluw dengan mengungkit-ungkit luka lama dan lebih mengedepankan ukhuwah dan persatuan islam dengan semboyan &#8220;biarlah syiah tetap syiah dan biarlah sunni tetap sunni. Tetapi fenomena syahidnya zahra as mempunyai makna yang agak berbeda, bahwa persatuan islam yang hakiki adalah persatuan orang-orang yang mempunyai kecintaan yang sama kepada para nabi dan pemimpinnya dan mereka tidaklah berkasih sayang kepada orang-orang yang menjadi musuh Allah dan rasulnya(QS) . Karena pada hakikatnya keimanan yang hakiki menyatukan mereka tidak hanya di didunia saja tetapi juga dikumpulkan diakherat. Dengan kata lain beliau as mengisyaratkan islam tidaklah butuh kecintaan/persatuan orang-orang yang munafik. Maaf mungkin pandangan ini agak kurang moderat dan agak bersifat provokasi. Ada orang-orang yang berterimakasih karena kelembutan hati mereka akan kebenaran dan ada pula orang-orang keras hatinya menerima kebenaran dan berusaha menutupinya. Tetaplah berdakwa walaupun pahit seperti pahitnya Fatimah azzahra as. Bangsa Iran besar dan dihormati dan disegani oleh musuhnya karena kecintaan kepada sosok Fatimah dan Ali as bukan karena dukungan orang-orang munafik. Hai orang-orang menganggap diri kalian moslem, cintailah dan dukunglah fatimah, cintailah apa yang dicintai beliau dan musuilah apa-apa yang dimusuinya. Allah ridho dengan ridho fatimah dan Allah murka dengan murkanya fatimah (hadits)<br />
Salam bagimu yaa Fatimah kecintaan Allah SWT, Rasulnya saaw dan para Syiahnya. </p>
<p>wass,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
